<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: BILA AKU CERITAKAN NISCAYA HALAL DARAHKU</title>
	<atom:link href="http://sufimuda.wordpress.com/2008/06/26/bila-aku-ceritakan-niscaya-halal-darahku/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sufimuda.wordpress.com/2008/06/26/bila-aku-ceritakan-niscaya-halal-darahku/</link>
	<description>Kenal dirimu rata-rata maka engkau akan mengenal Tuhanmu yang amat nyata</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Nov 2009 09:53:32 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: ghost_07</title>
		<link>http://sufimuda.wordpress.com/2008/06/26/bila-aku-ceritakan-niscaya-halal-darahku/comment-page-2/#comment-6908</link>
		<dc:creator>ghost_07</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2009 03:41:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sufimuda.wordpress.com/?p=137#comment-6908</guid>
		<description>yah,... selama kita masih selalu menggunakan akal dan pikiran,... maka kita tiada kan pernah terlepas dari hijab, karena sesungguhnya itu adalah sarana untuk menemukan hati.
jika hati telah terbuka,.. mka yang ada adalah sesuatu yang datar,... dimana segala perbedaan adalah bentuk dari satu keindahan, tanpa saling menyalahkan. karena sesungguhnya salah dan benar itu tiada. dan yang ada adalah kepasrahan yang akan membuat kita tersungkur dalam sujud,... karena sesungguhnya Dia Yang Maha Indah dengan segala Kebesaran-Nya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yah,&#8230; selama kita masih selalu menggunakan akal dan pikiran,&#8230; maka kita tiada kan pernah terlepas dari hijab, karena sesungguhnya itu adalah sarana untuk menemukan hati.<br />
jika hati telah terbuka,.. mka yang ada adalah sesuatu yang datar,&#8230; dimana segala perbedaan adalah bentuk dari satu keindahan, tanpa saling menyalahkan. karena sesungguhnya salah dan benar itu tiada. dan yang ada adalah kepasrahan yang akan membuat kita tersungkur dalam sujud,&#8230; karena sesungguhnya Dia Yang Maha Indah dengan segala Kebesaran-Nya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Le</title>
		<link>http://sufimuda.wordpress.com/2008/06/26/bila-aku-ceritakan-niscaya-halal-darahku/comment-page-2/#comment-6681</link>
		<dc:creator>Le</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2009 04:22:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sufimuda.wordpress.com/?p=137#comment-6681</guid>
		<description>hm... inilah penjara bagi org2 yg beriman... surga bgi org yg isi hatinya hy diikuti setan... terima kasih Ayah Guruku ... I love U !!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hm&#8230; inilah penjara bagi org2 yg beriman&#8230; surga bgi org yg isi hatinya hy diikuti setan&#8230; terima kasih Ayah Guruku &#8230; I love U !!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: anton</title>
		<link>http://sufimuda.wordpress.com/2008/06/26/bila-aku-ceritakan-niscaya-halal-darahku/comment-page-2/#comment-4300</link>
		<dc:creator>anton</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2009 04:23:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sufimuda.wordpress.com/?p=137#comment-4300</guid>
		<description>yayaaa saya pernah dengar dari mursyid saya dan juga dipengajian Habib Abdurahman bin Abdullah bin Abdul Qadir Bafaqih mengenai Abu Hurairah. ingat mati nya orang syariat adalah dimakan cacing hhihihihhiihih ,..Matinya orang tariqat adalah utuh..namun tidak bertambah bentuknya...matinya orang hakikat utuk dan bertambah...matinya orang makrifat hanya Allah yang tau.....makanya kita harus sempurna kesemuanya baik syariat,tariqat,hakikat,makrifat..............</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yayaaa saya pernah dengar dari mursyid saya dan juga dipengajian Habib Abdurahman bin Abdullah bin Abdul Qadir Bafaqih mengenai Abu Hurairah. ingat mati nya orang syariat adalah dimakan cacing hhihihihhiihih ,..Matinya orang tariqat adalah utuh..namun tidak bertambah bentuknya&#8230;matinya orang hakikat utuk dan bertambah&#8230;matinya orang makrifat hanya Allah yang tau&#8230;..makanya kita harus sempurna kesemuanya baik syariat,tariqat,hakikat,makrifat&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: hasan</title>
		<link>http://sufimuda.wordpress.com/2008/06/26/bila-aku-ceritakan-niscaya-halal-darahku/comment-page-2/#comment-4280</link>
		<dc:creator>hasan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 08:33:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sufimuda.wordpress.com/?p=137#comment-4280</guid>
		<description>salam kenal balik.....mas.....salut atas mas....karna saya yakin apa yang mas yakini juga aku yakini dan aku pelajari,karena itulah tujuan ahir kita.Mengenal Allah dengan sebenar-benar pengenalan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam kenal balik&#8230;..mas&#8230;..salut atas mas&#8230;.karna saya yakin apa yang mas yakini juga aku yakini dan aku pelajari,karena itulah tujuan ahir kita.Mengenal Allah dengan sebenar-benar pengenalan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: SufiMuda</title>
		<link>http://sufimuda.wordpress.com/2008/06/26/bila-aku-ceritakan-niscaya-halal-darahku/comment-page-2/#comment-4276</link>
		<dc:creator>SufiMuda</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 06:36:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sufimuda.wordpress.com/?p=137#comment-4276</guid>
		<description>Terimkasih Bang Hasan udah mampir dan memberikan support  disini, salam kenal ya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terimkasih Bang Hasan udah mampir dan memberikan support  disini, salam kenal ya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: hasan</title>
		<link>http://sufimuda.wordpress.com/2008/06/26/bila-aku-ceritakan-niscaya-halal-darahku/comment-page-2/#comment-4275</link>
		<dc:creator>hasan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 06:18:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sufimuda.wordpress.com/?p=137#comment-4275</guid>
		<description>Aku terdiam karena aku sedang menikmati kesendirianku ditengah keramain .Thx  sufimuda ...lanjutkan terus.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aku terdiam karena aku sedang menikmati kesendirianku ditengah keramain .Thx  sufimuda &#8230;lanjutkan terus&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: UPIK</title>
		<link>http://sufimuda.wordpress.com/2008/06/26/bila-aku-ceritakan-niscaya-halal-darahku/comment-page-2/#comment-3159</link>
		<dc:creator>UPIK</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Nov 2008 09:05:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sufimuda.wordpress.com/?p=137#comment-3159</guid>
		<description>ass ww.wb
sufi  muda  saya seorang  hamba Allah  yang ingin merasakan  makrifat   tolong   tunjuki  aku jalan dimana saya  bisa berbai’at  dengan Guru Mursyid ?
saya  tinggal di dekat TMII.

salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ass ww.wb<br />
sufi  muda  saya seorang  hamba Allah  yang ingin merasakan  makrifat   tolong   tunjuki  aku jalan dimana saya  bisa berbai’at  dengan Guru Mursyid ?<br />
saya  tinggal di dekat TMII.</p>
<p>salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sufimuda</title>
		<link>http://sufimuda.wordpress.com/2008/06/26/bila-aku-ceritakan-niscaya-halal-darahku/comment-page-2/#comment-2315</link>
		<dc:creator>sufimuda</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2008 11:55:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sufimuda.wordpress.com/?p=137#comment-2315</guid>
		<description>Saudaraku pencari...
salam kenal dan terimakasih sudah mampir disini, saya tertarik ungkapan anda :

&lt;blockquote&gt; Bagi yang belum mengenal Mursyd, menurut saya cara beragama, konsep tentang ketuhanan, tidak ada bedanya dengan agama lain bahkan yang paling primitif di pedalaman afrika sekalipun&lt;/blockquote&gt;

Semoga kita semua diberi petunjuk oleh Allah SWT sehingga diperkenalkannya kita dengan seorang Auliya-Nya untuk bisa lebih mengenal-Nya, amien

Salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saudaraku pencari&#8230;<br />
salam kenal dan terimakasih sudah mampir disini, saya tertarik ungkapan anda :</p>
<blockquote><p> Bagi yang belum mengenal Mursyd, menurut saya cara beragama, konsep tentang ketuhanan, tidak ada bedanya dengan agama lain bahkan yang paling primitif di pedalaman afrika sekalipun</p></blockquote>
<p>Semoga kita semua diberi petunjuk oleh Allah SWT sehingga diperkenalkannya kita dengan seorang Auliya-Nya untuk bisa lebih mengenal-Nya, amien</p>
<p>Salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Pencari</title>
		<link>http://sufimuda.wordpress.com/2008/06/26/bila-aku-ceritakan-niscaya-halal-darahku/comment-page-2/#comment-2303</link>
		<dc:creator>Pencari</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2008 04:21:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sufimuda.wordpress.com/?p=137#comment-2303</guid>
		<description>Assalamu alaikuuuum.
Asyiiik jug memperbincangkan masalah ketuhanan, tapi kalau bisa sikap santun tetap dikedepankan supaya kedua belah pihak dan pembaca lainnya bisa memetik ilmu. Ada beberapa catatan saya setelah membaca semua komentar diatas :
- Masih ada kata2 &quot; kamu yang bodoh&quot; subhanalloh, kayaknya itu sudah terkontaminasi setan, astagfirullah. Siapa sih yang tidak bodoh dalam hal ketuhanan????
-Seharusnya dikotomi sufi dan non sufi tidak perlu, krn rasulullah mengajarkan satu paket, syareat, tarikat, hakikat dan makrifat. Siapapun yang mengaku bertarekat tapi syareatnya tidak bener, hati2, jangan2 anda baru menghayal jadi sufi tapi tidak diakui oleh Mursyid anda. maka perkuat syareat dan adab maka Insya Allah kita dicintai Mursyid
-Bagi yang belum mengenal Mursyd, menurut saya cara beragama, konsep tentang ketuhanan, tidak ada bedanya dengan agama lain bahkan yang paling primitif di pedalaman afrika sekalipun. Semua konsep tentang asmaul husna juga dipahami oleh semua umat manusia yang percaya tuhan. Mana ada sih agama yang tuhannya tidak maha kuasa, tidak maha pemurah, tidak maha mengetahui dll termasuk kita yang mengaku islam. Hanya satu pembedanya yaitu kita beriman dan cinta kepada rasulullah dan ulama pewarisnya yg merupakan kekasih Tuhan, barulah Tuhan yang asli berkenan kepada kita. Tanpa itu, semua agama tidak ada bedanya, hanya beda kemasan tapi isi sama. Semua agama mengajarkan kebaikan, mengajarkan menyembah tuhan, tapi kalau Tuhan yang asli tidak berkenan, merugilah kita.
-Nur, cahaya, sorga, neraka dll tidak bisa dilukiskan dengan apapun, hanya bisa didikati, didekati, dikekati  dengan cara berfikir manusia, tapi bagaimana keadaan yang sebenarnya nauzubillah, hanya Tuhan yang tahu, sehingga kalau salah memilih kata untuk menggambarkannya akan menjadi bencana, seperti Al Hallaj, Syeh Siti Jenar, dll. Saya yakin beliau2 ini memiliki tingkat ketakwaan yang mumpuni, hanya salah dalam memilih kata2 yang tepat untuk menggambarkan apa yang dirasakan.

Terima kasih
Wassalam

peace</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu alaikuuuum.<br />
Asyiiik jug memperbincangkan masalah ketuhanan, tapi kalau bisa sikap santun tetap dikedepankan supaya kedua belah pihak dan pembaca lainnya bisa memetik ilmu. Ada beberapa catatan saya setelah membaca semua komentar diatas :<br />
- Masih ada kata2 &#8221; kamu yang bodoh&#8221; subhanalloh, kayaknya itu sudah terkontaminasi setan, astagfirullah. Siapa sih yang tidak bodoh dalam hal ketuhanan????<br />
-Seharusnya dikotomi sufi dan non sufi tidak perlu, krn rasulullah mengajarkan satu paket, syareat, tarikat, hakikat dan makrifat. Siapapun yang mengaku bertarekat tapi syareatnya tidak bener, hati2, jangan2 anda baru menghayal jadi sufi tapi tidak diakui oleh Mursyid anda. maka perkuat syareat dan adab maka Insya Allah kita dicintai Mursyid<br />
-Bagi yang belum mengenal Mursyd, menurut saya cara beragama, konsep tentang ketuhanan, tidak ada bedanya dengan agama lain bahkan yang paling primitif di pedalaman afrika sekalipun. Semua konsep tentang asmaul husna juga dipahami oleh semua umat manusia yang percaya tuhan. Mana ada sih agama yang tuhannya tidak maha kuasa, tidak maha pemurah, tidak maha mengetahui dll termasuk kita yang mengaku islam. Hanya satu pembedanya yaitu kita beriman dan cinta kepada rasulullah dan ulama pewarisnya yg merupakan kekasih Tuhan, barulah Tuhan yang asli berkenan kepada kita. Tanpa itu, semua agama tidak ada bedanya, hanya beda kemasan tapi isi sama. Semua agama mengajarkan kebaikan, mengajarkan menyembah tuhan, tapi kalau Tuhan yang asli tidak berkenan, merugilah kita.<br />
-Nur, cahaya, sorga, neraka dll tidak bisa dilukiskan dengan apapun, hanya bisa didikati, didekati, dikekati  dengan cara berfikir manusia, tapi bagaimana keadaan yang sebenarnya nauzubillah, hanya Tuhan yang tahu, sehingga kalau salah memilih kata untuk menggambarkannya akan menjadi bencana, seperti Al Hallaj, Syeh Siti Jenar, dll. Saya yakin beliau2 ini memiliki tingkat ketakwaan yang mumpuni, hanya salah dalam memilih kata2 yang tepat untuk menggambarkan apa yang dirasakan.</p>
<p>Terima kasih<br />
Wassalam</p>
<p>peace</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
