AKU MERASA RIDHA DENGAN
KETENTUAN TUHANKU
(Kisah Teladan Saidina Abu Bakar as-Shiddiq)
Pada suatu hari, Abu Bakar r.a duduk di sisi Rasulullah saw dengan menggunakan jubah yang lusuh, tua, dan robek-robek, bahkan hingga pinggir-pinggirnya disambung dengan pelepah kurma dan ranting pepohonan.
Kemudian Jibril as turun kepada mereka dan berkata, “ Wahai Muhammad, mengapa Abu Bakar mengenakan jubah dengan kayu-kayu?”
Maka Rasulullah saw menjawab pertanyaan itu,”Wahai Jibril, ia telah menginfaqkan semua hartanya untukku sebelum kejadian fathu Mekkah”.
Kemudian Jibril as kembali berkata,”Allah memberikan salam kepadamu dan memerintahkan aku bertanya kepadamu, apakah kamu ridha denganKu dengan kondisi kemiskinanmu ini ataukah kamu merasa marah?”
Mendengar perkataan jibril itu, Rasulullah saw berkata kepada Abu Bakar,”Wahai Abu Bakar, Allah memberikan salam kepadamu dan bertanya kepadamu, apakah kamu ridha denganku dengan kondisi kemiskinanmu ini ataukah kamu merasa marah?”
Maka Abu Bakar r.a menjawab pertanyaan Rasulullah itu dengan suara yang dipenuhi rasa cinta yang meluap-luap, “Bagaimana aku bisa marah dengan Tuhanku?” setelah itu ia melanjutkan kata-katanya, “ Aku merasa ridha dengan ketentuan Tuhanku….Aku merasa ridha dengan ketentuan Tuhanku……Aku merasa ridha dengan semua ketentuan Tuhanku”.
Sumber : 100 Qishshatin wa Qishshati min Hayaati Abu Bakar ash-Shiddiiq r.a Karya Muhammad siddiq al-Minsyawi
DIarsipkan di bawah: Sahabat Nabi | Tagged: Add new tag

Hadis tersebut diriwayatkan oleh siapa dan dlm Hadis Shahih siapa? tolong jelaskan
Hadist di atas diriwayatkan oleh Abu Na’im di Hilayatul Awliyaa, juz 7 halm 105. Dia berkata hadist yang diriwayatkan oleh Tsauri ini gharib, Shifatu shsafwah juz I, 249-250,
silahkan aburahat menge chek nya, trimakasih atas kunjungan dan perhatiannya
Subhanallah , nice post
Saya sedang belajar untuk ikhlas, untuk ridho… ingat kan saya selalu yah..
ihklas itu adalah Karunia-Nya, kita hanya bisa berusaha sedaya mampu sebagai manusia, dalam surat AL-IHLAS tidak ada satupun kata2 ikhlas, artinya memang ikhlas itu hanya pada Tuhan semata,
yook… sama2 kita belajar ikhlas, jadi ingat film KIAMAT SUDAH DEKAT nich
lupa nich, salam kenal t rindu
ups! salam kenal t rindu, wajahnya kok mirip artis idola saya ya
awas beginner, hati2 nanti terganggu rabithah lagi ha99
sang SUFI.., sama2 ni t kenal tu rindu..,
biar sama belajar tu belajar dan merindu…
rindu akan ilmu TUHAN….
oh Rabb..it’s make me cry…! perjalanan sy mencari pelajaran ikhlas dan ridho ini. hhhh…semoga alloh selalu menolongku, amin Ya rabb…
Bukan main.
Kalau orang yang sudah beserta Allah dan rasulNya dengan pasti tentu tidak ada lagi ketakutan atau keragu2an dalam smua aspek hidupnya dunia-akhirat.
Sungguh ketaqwaan yang amat nyata terpancar dari dada para sahabat terdekat Nabi SAW seperti Abu Bakar r.a diatas.
Thanks sufimuda.