Mengenal Kembali si Busuk Muhammad bin Abdul Wahab

Muhammad bin Abdul Wahhab, setan berwajah manusia ini konon berasal dari keluarga yang mulia. Ayahnya, Syeikh Abdul Wahhab dan saudaranya, Syeikh Sulaiman bin Abdul Wahhab, adalah dua orang yang dianggap saleh oleh pemuka-pemuka agama setempat. Berbeda dengan Muhammad bin Abdul Wahhab yang diakui sesat dan menyesatkan oleh mayoritas ulama sedunia. Baca saja kitab “Fitnah al-Wahhabiyah” karya Syeikh Ahmad bin Dahlan al-Makki al-Syafi’i, sang mufti Makkah yang wafat pada tahun 1304 H. Beliau suka menyebut Muhammad bin Abdul Wahhab dengan sebutan “al-Khabits” yang artinya “Si Busuk”.

Baca selebihnya »

Gempa Sumetera, Teguran atau Bala?!

Gempa besar berkekuatan 7,6 Skala Richter melantakkan kota Padang dan sekitarnya pukul 17.16 pada tanggal 30 September lalu. Gempa susulan terjadi pada pukul 17.58. Keesokan harinya, 1 Oktober kemarin, gempa berkekuatan 7 Skala Richter kembali menggoyang Jambi dan sekitarnya tepat pukul 08.52.

Dalam sebuah situs dapat anda baca disini menyebutkan bahwa gempa itu sebagai sebuah tanda dari Allah swt kepada manusia dan berhubungan dengan kejadian besar Indonesia dimasa lalu berikut kutipannya :

Segala sesuatu kejadian di muka bumi merupakan ketetapan Allah Swt. Demikian pula dengan musibah bernama gempa bumi. Hanya berseling sehari setelah kejadian, beredar kabar—di antaranya lewat pesan singkat—yang mengkaitkan waktu terjadinya musibah tiba gempa itu dengan surat dan ayat yang ada di dalam kitab suci Al-Qur’an.

Baca selebihnya »

Jangan Pakai Jubah Ilahi

Syeikh Ibnu ‘Athaillah As-Sakandary

“Allah mencegahmu untuk mengaku-aku hal-hal yang tidak layak bagi para makhluk. Apakah Allah membolehkan padamu untuk mengaku-aku sifatNya sedangkan Dia adalah Rabbul ‘Alamin?”

Baca selebihnya »

Mujanat Sayyidina Ali KW

Segala puji bagi-Mu, wahai Pemilik Kedermawanan, Keagungan, dan Ketinggian.Engkau Maha Agung, memberi dan mencegah siapa yang Kau kehendaki.

Hanya kepada-Mu aku mengadu di saat sulit dan bahagia, wahai Tuhanku, Penciptaku, Pelindungku dan Suakaku

Ilahi, jika dosa telah menumpuk, maka maaf-Mu lebih agung dan lebih lapang dari dosaku

Baca selebihnya »

Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1430 H

Card Lebaran by SUFIMUDA

Tasawuf : Jalan Menuju Tuhan

Ada anekdot dalam dunia mistis, “Jika ia mencintai batu maka ia adalah batu. jika ia mencintai manusia maka ia adalah manusia. Jika ia mencintai Tuhan, maka aku tidak bisa menjawab. Aku khawatir jika aku menjawabnya kalian akan melempariku dengan batu“. Demikian gambaran bagaimana rahasia dan tingginya ajaran tasawuf hingga tidak jalan lain bagi penganut tasawuf jika membuka ajaran tersebut di muka publik kecuali dimusuhi dengan umat yang tidak mengetahui dan mengenal tasawuf.

Sebenarnya kemunculan tasawuf sejalan dengan tabligh Nabi Muhammad saw kepada manusia di Arab. Namun ajaran tasawuf ini diajarkan Nabi Muhammad khusus kepada beberapa sahabatnya yang memiliki tingkat spiritual yang lebih tinggi dibandingkan dengan sahabat lainnya, seperti Ali kwh, dan sebagainya. Tidak semua sahabat beliau yang diajarkan tentang ajaran tasawuf ini, mengapa? jawabnya adalah bukankah nabi Musa as sebagai simbol eksoteris tidak dapat mengikuti “alur pikir” Khidr, simbol pembawa pesan esoteris. Demikian juga dengan para sahabat nabi, tidak semua dapat menjangkau ketinggian ajaran ini. Mungkin ini adalah salah satu alasan mengapa ajaran tasawuf belum banyak diketahui saat itu.
Baca selebihnya »

Dua Ulama Khos Berpulang Hari Ini

Dalam sehari ini, Jum’at 7 Ramadhan 1430 H yang bertepatan dengan 28 Agustus 2009 M. Warga Nahdlyiin kehilangan dua orang ulama kharismatis sekaligus. Seorang ulama khos Mursyid Thoriqoh Naqsyabandiyah asal Menganti, Bugel, Jepara Jawa tengah, yang akrab disapa Mbah Shobib, dipanggil ke hadirat Allah SWT.
Sementara itu, pada hari ini pula, seorang ulama kharismatis, KH Ma’ruf Zubair, salah seorang pengasuh Pondok Pesantren Ma’hadul Ulumus Syar’i, juga berpulang ke hadirat Allah SWT. Sarang Rembang, adik kandung dari tokoh ulama KH Maimun Zubair, pengasuh Pondok Pesantren al-Anwar, Rembang.
Baca selebihnya »

Sufisme Untuk Perangi Kekerasan

ALGERIA-ISLAM/VIOLENCEALGIERS - Setelah bertahun-tahun menggunakan kekuatan kepolisian, melakukan penangkapan, hingga pertempuran bersenjata untuk menghadapi kelompok militan, Aljazair kini memiliki senjata baru: Sufisme.

Sufisme adalah ajaran dalam Islam yang diasosiasikan dengan permenungan untuk menyucikan jiwa dan menjernihkan akhlak.

Pemerintahan negara penghasil minyak dan gas di Afrika Utara ini mempromosikan Sufisme untuk menghadang kelompok ultra-konservatif yang selama ini dituduh berada di belakang serangkaian pemberontakan.

Pemerintah telah membuat sebuah stasiun televisi dan radio untuk mempromosikan Sufisme serta kelompok persaudaraan keagamaan yang mengajarkan dan mempraktikkan ajaran itu.

Baca selebihnya »

Selamat Memasuki Ramadhan saudaraku tercinta…

Assalamu’alakum Wr. Wb

Semoga saudaraku semua selalu dalam limpahan rahmat dan karunia Allah SWT. Syukur Alhamdulillah kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kesempatan kepada kita semua memasuki bulan yang mulia yaitu Ramadhan penghulu segala bulan. Allah Yang Maha Pemurah memberikan kesempatan kepada ummat Muhammad SAW untuk beribadah sebanyak-banyaknya dan dilipatgandakan segala ibadah untuk menutupi kekuarangan selama bulan-bulan yang lalu.

Baca selebihnya »

keikhlasan 36 persen

oleh : Abu Hafidzh Al Faruq

Qadha dan qadar adalah salah satu rukun iman yang terpaksa kita hapal ketika SD (sekolah dasar) dulu untuk mendapat nilai bagus pada mata pelajaran agama. Kita mempercayai takdir hidup kita masing masing walau tidak mengetahuinya sehingga setiap peristiwa baik dan buruk kita anggap sebagai takdir baik dan takdir buruk. Kalau tengku (ustadz) di kampung kami mengatakan bahwa ketika  manusia hendak dilahirkan kedunia telah ditetapkan terlebih dahulu oleh TUHAN garis hidupnya sebagai takdirnya, jadi apa dia kelak, kapan dan dengan siapa dia kawin sampai kepada kapan matinya. Entah betul atau tidak pendapat tersebut kemudian menjadi perdebatan seru sampai kami SMA (sekolah menengah atas), semisal kalau TUHAN sudah menentukan takdir manusia maka tuhanlah sesungguhnya yang menjadikan manusia baik atau jahat, kalau demikian kenapa TUHAN berfirman ‘aku tidak akan mengubah nasib suatu kaum apabila kaum tersebut tidak berusaha merubah nasibnya’?, dan seterusnya… perdebatan tersebut tidak pernah selesai sampai hari ini, walau demikian saya tak bermaksud hendak membawa debat tersebut ketengah wacana ini.  Lama mengendap di benak kami bahwa perjalanan hidup ini ibarat suatu garis lurus yang disebut takdir dengan panjang garis yang terukur dengan satu satuan umur sehingga pada jarak jarak tertentu dari titik nol ketika manusia lahir, sang manusia mengalami peristiwa peristiwa penting dalam hidupnya dan terus menjalani garis takdirnya secara linear.

Baca selebihnya »